3 Kekurangan yang Dimiliki Affiliate Marketing

3 Kekurangan yang Dimiliki Affiliate Marketing - KONGSI OLE777

Saat ini affiliate marketing menjadi model bisnis yang paling banyak diminati oleh banyak orang. Bagi anda yang masih merasa asing dengan Affiliate Marketing anda harus mempelajarinya terlebih dahulu. Affiliate marketing adalah model bisnis internet marketing berbasis komisi yang berasal dari perusahaan atau merchant tertentu. Intinya seorang affiliate marketer mirip dengan makelar online. ia akan memasarkan sebuah produk milik merchant kemudian akan mendapatkan komisi ketika sudah berhasil menjual produk kepada pelanggan. Tugas yang harus dilakukan oleh affiliate marketer adalah melakukan promosi agar produk yang ia tawarkan dibeli oleh pelanggan karena ia baru akan mendapat penghasilan ketika sudah menjual produk.

Affiliate marketing memiliki banyak sekali kelebihan sehingga banyak sekali orang yang ingin memulai peruntungan dari model bisnis internet marketing yang satu ini. menjadi affiliate marketer akan sangat memudahkan anda untuk menjual sesuatu meskipun tidak memiliki produk sendiri. Hal ini dapat dijadikan sebagai tantangan untuk melatih kemamuan promosi seseorang. Banyak sekali orang yang sukses dari affiliate marketing ini. meskipun demikian, model bisnis internet marketing ini juga memiliki kekurangan. Berikut ini adalah 3 kekurangan yang dimiliki oleh affiliate marketing yang harus anda ketahui:

  1. Penghasilan yang didapatkan bergantung pada pihak lain

Ketika memutuskan untuk menjadi seorang affiliate marketer anda harus mempromosikan sejumlah produk milik merchant atau perusahaan tertentu. Dalam proses registrasinya, anda harus setuju dengan segala syarat dan ketentuan yang diberikan merchant selaku pemilik produk. Anda baru bisa menikmati hasil dari model bisnis ini ketika sudah menjual produk dan mendapatkan komisi. Namun tidak menutup kemungkinan jika suatu saat merchant akan merubah ketentuan kerena mereka ingin memiliki produk yang harganya kompetitif sehingga mereka harus mengurangi biaya. Salah satunya adalah dengan mengurangi komisi pada anggota affiliasi atau bahkan menghapus program afiliasi.

Jika hal itu terjadi maka pendapatan yang akan anda dapatkan akan menurun dan upaya yang anda lakukan untuk mempromosikan produk yang dimiliki oleh merchant menjadi sia-sia. Hal ini lumrah terjadi di dunia affiliate marketing. Oleh sebab itu pastikan memilih merchant yang terpercaya. Pihak merchant sendiri merupakan pemilik keputusan tertinggi dan nasib yang dimiliki oleh affiliate marketer dipegang penuh oleh merchant selaku pemilik produk.

  1. Tidak bisa membangun aset

Memulai model bisnis yang satu ini tidak bisa membangun aset. Hal tersebut dikarenakan ketika seorang affiliate marketer melakukan promosi dan sukses melakukan penjualan, maka pelanggannya secara otomatis menjadi pelanggan merchant. Sehingga ia tidak akan pernah memiliki pelanggan sendiri. Padahal di dalam bisnis aset yang paling penting adalah pelanggan. Tugas affiliate marketer hanya menyuplai traffic ke pihak merchant sehingga ia tidak akan pernah memiliki database pelanggan.

Database pelangga sendiri sangat penting bagi kemajuan bisnis. Hal tersebut dikarenakan database pelanggan bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis yang anda lakoni. Karena disini anda hanya sebagai anggota dari program afiliasi dari merchant atau perusahaan tertentu maka bisnis yang anda jalankan tidak akan berkembang karena produk yang disuplay oleh merchant pun suatu saat bisa dihentikan atau bahkan tidak bisa dijual lagi. Oleh sebab itu seorang affiliate marketer harus pintar mempromosikan dan menjual produk sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan hasil yang sepadan dengan usaha yang dilakukan.

  1. Memiliki banyak saingan

Affiliate marketing kini menjadi model bisnis paling populer. Dalam satu program afiliasi yang dimiliki oleh sebuat merchant pasti terdiri dari banyak affiliate marketer yang merupakan saingan dalam memasarkan produk yang sama. Anda akan menjual produk yang sama dengan anggota program afiliasi lainnya. Tentunya akan sulit rasanya untuk menjual produk yang sama.

Oleh sebab itu biasanya seorang affiliate marketer biasanya tidak mau membocorkan promosi produk yang ia promosikan kepada anggota afiliasi lainnya. Mereka juga akan menyembunyikan detil website untuk mengurangi resiko penjiplakkan. Selain harus menjual banyak produk, affiliate marketer juga harus dituntut untuk sekreatif mungkin karena ia akan memasarkan berbagai produk yang sama dengan para anggota program afiliasi lainnya.


Mau mencoba bisnis afiliasi dengan bagi hasil 35 – 45% dari profit per bulannya? Anda bisa mendaftar di Kongsi OLE777 dengan gratis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *