Kesalahan dalam Menjalankan Affiliate Marketing

Kesalahan dalam Menjalankan Affiliate Marketing - Kongsi OLE777

Saat ini affiliate marketing sudah menjadi pilihan pekerjaan sampingan banyak orang. ada banyak sekali affiliate marketer yang sukses dan memiliki penghasilan fantastis. Meskipun demikian, menjalankan affiliate marketing bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Hal tersebut dikarenakan ketika anda memutuskan untuk menjadi anggota dari program afiliasi maka anda tidak bisa melakukannya secara setengah-setengah. Jika dilakukan secara maksimal model bisnis internet marketing yang satu ini akan membantu anda mendapatkan penghasilan tambahan yang menggiurkan. Oleh sebab itu banyak sekali orang yang ingin menjadi affiliate marketer. Namun tidak semua affiliate marketer sukses memasarkan produknya. Tanpa mereka sadari mereka telah melakukan kesalahan yang membuat performanya kurang bagus. Berikut ini adalah kesalahan dalam menjalankan affiliate marketing:

  1. Terlalu banyak mengambil program

Affiliate marketing tidak membatasi anggotanya untuk mengikuti beberapa program yang berbeda. sebagai seorang affiliate marketer yang baru bergabung tentu saja semangat yang dimiliki masih begitu tinggi. Sehingga tidak heran rasanya jika ia ingin mendapatkan banyak keuntungan dengan mengikuti banyak program afiliasi. Namun terlalu banyak mengambil program afiliasi juga bukanlah keputusan yang tepat. Hal tersebut dikarenakan akan semakin banyak produk yang harus dipromosikan. Sehingga promosi yang dilakukan akan kurang maksimal karena fokus akan banyak terpecah. Oleh sebab itu sesuaikan julah program afiliasi yang diikuti dengan kemampuan yang dimiliki.

  1. Tidak pernah melacak link affiliate

Kesalahan dalam affiliate marketing yang banyak terjadi adalah tidak pernah melacak link afiliasi yang dipasang di dalam website yang dikembangkan oleh affiliate marketer. Melacak link afiliasi perlu dilakukan untuk mengetahui darimana dan bagaimana anda mendapatkan komisi. Sehingga anda dapat mengetahui performa yang anda miliki sebagai seorang affiliate marketer. Dengan melacak link anda dapat mengetahui berapa persentase yang anda dapatkan dalam satu buah produk. Dengan demikian anda akan menghitung sendiri jumlah pendapatan yang didapatkan. Lakukan pelacakan link afiliasi anda untuk mengetahui performa yang anda miliki.

  1. Tidak pernah membandingkan produk

Salah satu strategi terbaik yang harus dilakukan oleh seorang affiliate marketer adalah membandingkan produk yang dimiliki dengan yang lainnya. Dalam mode membeli sebuah produk, seseorang akan mengkerucutkan pilihan mereka menjadi 2 atau 3 pilihan saja. Sehingga mereka memerlukan bantuan untuk menentukan pihan terbaik. Oleh sebab itu sangat penting bagi affiliate marketer untuk memberikan perbandingan di dalam konten yang terdapat di webiste. Kemudian biarkan calon pembeli untuk memutuskan pilihan produk yang akan dipilih olehnya. Jangan lupa untuk menyisipkan link afiliasi di dalam setiap konten agar proses penjualan tetap terjadi. Halaman perbandingan akan sangat membantu anda menjual suatu produk.

  1. Mudah goyah jika muncul program baru

hal ini merupakan salah satu kesalahan fatal yang sering terjadi kepada para affiliate marketer pemula yang baru terjun ke dunia bisnis internet marketing. Bahkan halĀ  ini juga akan menimbulkan masalah yang serius bagi affiliate marketer yang sudah memiliki banyak pengalaman. Menyelesaikan satu tugas dengan sungguh-sungguh akan berbeda hasilnya dengan menyelesaikan 50 tugas secara setengah-setengah. Oleh sebab itu jika anda mudah goyah ketika ada program baru muncul maka bisnis yang anda rintis tidak akan pernah berkembang. Affiliate marketing memerlukan fokus yang sangat tinggi. Ketika fokus terpecah maka akan dapat menurunkan keuntungan dan juga produktifitas yang dimiliki oleh seorang affiliate marketer tersebut.

  1. Terlalu hard selling

Kata marketing di dalam affiliate marketing sering diartikan sebagai penjualan. Namun tugas yang dimiliki oleh affiliate marketer bukanlah untuk menjual suatu produk. Ia memiliki tugas untuk mengarahkan pembaca pada link affiliate yang tersedia di dalam konten yang telah dibuat. Banyak sekali para affiliate marketer pemula yang terlalu hard selling sehingga terkesan terlalu menggebu-gebu ketika memasarkan produknya. Hal ini tidak akan memberikan edukasi kepada para pembacanya. Pembaca membutuhkan konten yang berkualitas. Meskipun anda harus melakukan penjualan, namun promosi yang dilakukan harus secara halus agar calon pembeli merasa nyaman ketika berada di webiste anda. oleh sebab itu jangan terlalu hard selling dalam membuat sebuah konten.



Mau mencoba bisnis afiliasi dengan bagi hasil 35 – 45% dari profit per bulannya? Anda bisa mendaftar di Kongsi OLE777 dengan gratis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *