Seberapa Pentingkah Affiliate Marketing?

Seberapa pentingkah Affiliate Marketing - Kongsi OLE777

Affiliate marketing adalah satu dari beberapa modeil bisnis atau cara mendapatkan penghasilan dari internet yang cukup populer untuk di zaman sekarang, khususnya bagi pemula di IM (Internet Marketing). Ini merupakan satu model bisnis yang disarankan untuk kita lakukan jika produk barang dan jasa yang kita akan jual belum mempunya produk yang bagus untuk dijual. Jangan meremehkan model bisnis seperti ini, karena jika kita melakukannya dengan sungguh-sungguh maka penghasilan yang akan didapatkan pun tidak akan main-main. Namun yang pasti, dalam setiap sistem bisnis yang dijalankan pasti terdapat kekurangan dan kelebihannya, masing masing dapat menjadi kekuatan tersendiri, dan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi penggunanya.

Sesuai dengan judul yang saya buat di atas, sebarapa penting pemasaran afiliasi ini? Jawabannya sangat penting. Karena untuk dizaman sekarang kebutuhan semakin bertambah namun penghasilan itu-itu saja, maka dengan sistem berbisnis pemasaran afiliasi ini sangat cocok dilakukan untuk dijadikan penghasilan pasif dibanding penghasilan utama kita. Ada banyak kelebihan dari affiliate marketing ini, sehingga bisa dikatakan sangatlah penting untuk dipertimbangkan jika tidak untuk memulainya. Berikut diantaranya:

  1. Biaya awal yang sangatlah rendah

Berbeda dengan berbisnis berbasis toko, kita harus menyiapkan bangunan, toko, serta peralatan lainnya yang menunjang dalam proses penjualan. Bisnis marketing afiliasi ini hanya butuh komputer atau komputer jinjing seperti perangkat lunak yang menunjang dalam proses promosi sebuah barang atau jasa.

  1. Tidak adanya biaya produksi

Posisinya disini kita hanyalah ibarat seorang perantara saja, produk sudah disiapkan oleh merchant. Tugas kita hanya menjual produk yang produsen miliki, jika kita berhasil menjualnya, maka kita akan mendapatkan komisi dari hasil penjualan tersebut.

  1. Bisa menjual apa saja

Dinegara-negara maju hampir semua barang bisa dibeli secara online, pun dengan negara berkembang seperti Indonesia sudah mulai marak memperjual belikan barang atau jasa secara online, karena memang pada dasarnya sudah serba digital dan serba elektronik. Selama barang atau jasa tersebut tidak dilarang, maka sah-sah saja untuk diperjualkan bebas.

  1. Tidak membutuhkan lisensi atau biaya

Seorang produsen didunia nyata biasanya harus membayar biaya lisensi agar bisnisnya dianggap legal dan sah untuk memasarkan produknya diarea tertentu. Berbeda dengan sistem pemasaran afiliasi yang ini, pada umumnya gratis untuk bergabung dan pemasarannya sangat tidak terbatas.

  1. Tidak perlu ada anak buah atau karyawan

Setiap orang pasti pernah berencana untuk melakukan bisnis dan pasti pusing bagaimana cara membagi hasilnya dengan orang lain. Menjadi bagian dari perusahaan atau produsen sebagai pelaku affiliate marketing tidak harus pusing bagaimana membagi hasil dengan anak buah atau karyawan lain, karena memang pada dasarnya sistem ini bekerja untuk diri sendiri, dimana jika kita berhasil menjual atas apa yang sudah kita promosikan, maka kita akan mendapatkan komisi tanpa membagi-bagikan dengan orang lain.

  1. Tidak banyak memerlukan pengalaman dalam berjualan

Karena pada dasarnya dalam sisten pemasaran afiliasi ini kita harus pintar-pintar menggunakan kemampuan komunikasi kita. Bagaimana caranya calon konsumen dapat tertarik dengan produk yang kita promosikan dengan manggunakan gaya komunikasi yang baik dan menarik. Dan biasanya merchant sendiri sudah memiliki dan menyediakan materi marketing yang dapat digunakan dalam proses promosinya.

  1. Tidak perlu menyetok barang

Hal ini sangatlah penting bagi mereka yang akan memulai bisnis affiliate marketing, karena kita sebagai pelakunya tidak perlu menyediakan agar barang atau jasa tersebut ready. Karen pada dasarnya menjadi bagian dari bisnis pemasaran afiliasi ini berbeda dengan reseller. Jika menjadi seorang reseller kita harus membeli barang tersebut kemudian kita mengambil untuk dari barang yang sudah dibeli. Maka untuk urusan sistem ini, kita tidak perlu melakukannya, cukup menjadi perantara saja.

Di samping dengan hal-hal yang sudah disebutkan diatas, bukan tidak mungkin sistem dalam pemasaran afiliasi ini tidak ada kekurangannya, maka sangat penting pula untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam memulainya.

Kekurangan dalam sistem pemasaran afiliasi

  1. Penghasilan yang bergantung pada pihak lain

Bergantung disini berarti bergantung pada pihak yang memiliki produk atau merchant. Ini kemungkinan akan terjadi sesuai dengan kondisi yang dihadapi.

  1. Kita tidak akan bisa membangun sebuah aset

Karena pada dasarnya disini kita sebagai pelaku dan hanya sebagai perantara saja, maka yang akan menjadi pelanggan tetap akan menjadi costumer yang memiliki produk, bukan menjadi pelanggan kita yang hanya perantara saja.

  1. Harus bersaing dengan Affiliate Marketer lain

Disadari atau tidak, hal ini wajar terjadi. Apalagi jika mempromosikan barang atau jasa yang sama, maka dari itu kita harus pintar menggunakan gaya komunikasi yang baik.


Mau mencoba bisnis afiliasi dengan bagi hasil 35 – 45% dari profit per bulannya? Anda bisa mendaftar di Kongsi OLE777 dengan gratis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *